vi...
Wednesday, February 21, 2007
rambut berganti warna hitam legam walaupun bukan warna asli,
agak rapi pada ujung - ujungnya meski sedikit kasar ku sentuh...
sudah mulai memanjang pula kuku di jemarinya,
hanya sedikit tajam saat tak sengaja mengenai kulitku...
dibalik kaca minusnya kulihat tatap teduh,
tapi entah tatap apa itu....
selalu saja memperlihatkan sederetan gigi yang lumayan rapi tersusun,
namun yang ingin ku tau...
senyum ataukah seringai yang kau tunjukkan padaku?!
terkadang sesekali berpikir dan mengira atas dirinya,
masih saja dengan lagak kuat dan tegarnya...
tertawakan diri sendiri meski yang ku dengar hanya rintih,
rintih kesakitan atas lukanya yang terus berdarah...
tapi mungkin saja, sengaja dia tutupi karena...
dia tau darahnya akan membuatku pingsan.
selalu banyak kisah hidup yang dia ceritakan,
yang semakin buatku mengerti.
seperti seorang pendongeng...
dia mampu buatku tidur dalam sadarku,
tertawa dalam kebisuanku yang kelu...
selalu dia dapat lakukan itu.
$BlogItemBody$>